Perkemahan Antar Satuan Karya atau biasa disingkat
sebagai “ Peran Saka ” ke VIII Daerah Jawa Tengah tahun 2022 dilaksanakan pada
tanggal 22-26 Oktober 2022 bertempat
di Puskepram Candra Birawa Karangggeng, Kota Semarang. Perkemahan antar satuan karya Kwarda Jawa Tengah ini bertujuan sebagai sarana pertemuan anggota Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Jawa Tengah yang terhimpun dalam kontingen tiap Kabupaten / Kota se-Jawa
Tengah dari unsur satuan karya guna saling bertukar pengalaman, mempererat tali persaudaraan antar peserta kegiatan. Terdapat beberapa Satuan Karyadi Jawa Tengah seperti Bahari, Bakti Husada, Bhayangkara,
Dirgantara, Kencana, Taruna Bumi,
Wana Bakti,
Wirakartika, Widya Budaya Bakti, Kalpataru,
Pariwisata, Millenial, Bina Sosial, BPOM, dan Adyasta Pemilu.
Peran Saka
kali ini mengusung tema “Bersama Satuan Karya Semakin Terampil dan Bersaudara” kemudian disingkat “BERSATU”, dan
Motto “Satyaku Kudarmakan,
Dramaku Kubaktikan”.Upacara pembukaan turut dihadiri oleh Andalan Kwartir Daerah Jawa Tengah,
Ketua Kwarcab
se-Jawa Tengah, Ketua Pembimbing
Saka se-Jawa Tengah, Ketua Dewan Kerja Cabang se-Jawa Tengah, serta seluruh 456 peserta dari kontingen Cabang 35 kota / kabupaten se- Jawa Tengah. Dalam kegiatan tersebut setiap Kwartir Cabang mengirimkan 1 orang pramuka penegak / pandega putra dan 1 orang pramuka penegak / pandega putri untuk mewakili Saka
di masing-masing kwartir cabang. Kabupaten Temanggung
mengirimkan 18 orang peserta termasuk 2 pinkon (pimpinan kontingen) yang sudah
terpilih untuk mengikuti kegiatan peran saka tahun ini. Pemberangkatan Peserta dari Temanggung sekitar pukul 09.15 WIB. Siswa dari SMA N 2 Temanggung yang
menjadi salah satu Peserta Peran Saka Kontingen Temanggung yaitu Eva
Faizatushobiroh (XII MIPA 3).
Dalam pelaksanaan kegiatan “Peran Saka” terbagi menjadi beberapa zona seperti zona kebangsaan, zona lingkungan, zona ketangkasan, zona teknologi, zona kesehatan zona festival dan budaya serta terdapat giat umum dan yang lainnya. Setiap Saka
akan memasuki
zona sesuai dengan bidangnya masing-masing, serta akan terdapat pendalaman materi setiap Saka (Satuan Karya) yang dapat menambah wawasan
dan keterampilan setiap peserta. Setiap peserta dari Saka dapat mengunjungi
Zona lain, sesuai dengan waktu yang telah di tentukan dan mengisi buku kegiatan.
Pada malam festival budaya terdapat penampilan dari
perwakilan masing-masing kontingen daerah dengan memakai baju adat daerahnya, selain itu juga terdapat stand makanan
daerah yang dapat dinikmati oleh setiap peserta tanpa membayar. Malam terakhir dilakukan upacara ulang janji yang
diikuti dengan khidmat dan diiringi dengan meriahnya kembang api. Kegiatan berakhir
dengan penutupan perkemahan, dan persiapan untuk pulang pada hari Rabu, 26 Oktober 2022 pada pukul
13.00 WIB.
