KEGIATAN GELAR KARYA PROYEK KEARIFAN LOKAL DAN GAYA HIDUP BERKELANJUTAN SMA NEGERI 2 TEMANGGUNG

Kamis, 2 Maret 2023 dilaksanakan Gelar Karya Proyek Kearifan Lokal dan Gaya Hidup Berkelanjutan yang bertempat di halaman depan SMA Negeri 2 Temanggung.  Gelar karya ini merupakan rangkaian akhir kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang mengusung Kearifan Lokal untuk kelas X dan Gaya Hidup Berkelanjutan untuk kelas XI.   Kegiatan diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI serta dihadiri oleh bapak ibu guru dan karyawan.   Suasana cukup berbeda dari biasanya, siswa diperbolehkan mengenakan baju sesuai dresscode kelas masing masing, tampak di depan panggung terdapat stand stand yang berjualan aneka macam makanan  hasil karya kelas X serta beberapa produk dari barang bekas hasil karya kelas XI. Sebelum acara dimulai terdapat penampilan karawitan dari ektra kurikuler karawitan.  Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dan dibuka oleh Drs. Bambang Haryanto,  M.Pd selaku Kepala SMA Negeri 2 Temanggung.  

Terdapat 10 penampilan tari tradisional perwakilan masing masing kelas X.  Tarian tradisional yang ditampilkan yaitu tarian yang berasal dari Temanggung antara lain  Warokan , Jaran Kepang , Wulanggatho, Topeng Ireng. Perwakilan tiap kelas berupaya memberikan penampilan yang terbaik , mereka sangat totalitas baik dari tata busana, tata rias maupun properti pendukung.   Kearifan Lokal dengan melestarikan  seni budaya tari  Temanggungan  dapat  membangkitkan siswa memahami pentingnya melestarikan budaya lokal.  Di samping itu dengan menari berkelompok dapat memupuk jiwa gotong royong, kemandirian, dan kreatifitas siswa.   Acara cukup semarak, didukung pembawa acara menggunakan bahasa temanggungan dalam mengomentari penampilan dan memandu jalannya acara.

Penampilan dibuat selang seling kelas X dan XI.  Kelas XI menampilkan sosiodrama dan koreografi lagu Profil Pelajar Pancasila.  Penampilan kelas XI tidak kalah menarik dan tetap menunjukkan kekompakannya.  Sesuai dengan tema yang diambil untuk proyek kelas XI tentang gaya hidup berkelanjutan, sosiodrama tak jauh dari tema tersebut.  Siswa menuangkan aksi nyata dengan melakukan kampanye melalui sosiodrama bagi komunitas sekolah agar terbangun kesadaran yang lebih luas tentang lingkungan yaitu merencanakan beberapa solusi agar komunitas sekolah dapat berkontribusi untuk mengurangi jejak emisi karbon, membudayakan perilaku cinta lingkungan baik serta menjaga kelestarian maupun upaya pencegahan terhadap kerusakan lingkungan.   Siswa diharapkan memiliki kesadaran bahwa mereka adalah bagian dari warga dunia yang dapat berkontribusi untuk mengurangi emisi karbon dan melakukan aksi menjalani gaya hidup ramah lingkungan dan berkelanjutan.