Selasa, 20 Desember 2022 Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan
Kejuangan 45 Kabupaten Temanggung
mengadakan Wisata Perjuangan dalam rangka Sosialisasi Nilai Kejuangan 45.
Kegiatan ini dimulai pukul 07.30 dengan berkumpul dari Gedung Juang 25
Temanggung kemudian menuju ke Museum Jenderal Diponegoro yang dilanjutkan ke
Museum Jenderal Sudirman Magelang. Setelah itu perjalanan wisata dilanjutkan
kembali menuju Monumen Jogya Kembali (Monjali) Yogyakarta. Wisata perjuangan
diikuti oleh 30 peserta SMA/SMK se-Kabupaten Temanggung dari perwakilan setiap sekolah yang terdiri atas Ketua OSIS,
Sekretaris, Bendahara serta 20 lainnya berasal dari pengurus Dewan Harian
Cabang (DHC) 45. Ketua OSISSMA Negeri 2 Temanggung, Muhamad Zukan Azzaki S.M,
Sekretaris Uka Mezza Ghani P.dan Bendahara Aghnia Balqis Ardini ikut dalam
kegiatan Wisata Perjuangan ini.
Pada saat di Museum Diponegoro para peserta wisata
perjuangan dijelaskan banyak hal yang berkaitan dengan pangeran Diponegoro
seperti baju pangeran, kendi yang selalu dibawa, meja kursi tamu, perjuangan
beliau yang menghabiskan 20 juta gulden, serta berbagai lukisan yang terdapat
di dinding museum.
Setelah mengunjungi Museum Diponegoro, peserta diajak
ke Museum Jenderal Sudirman. Di museum ini dipersembahkan sebuah film karya
anak Magelang yang menceritakan perjuangan Jenderal Sudirman. Selanjutnya
peserta wisata disuguhkan berbagai macam peningalan Jenderal Sudirman baik yang
asli maupunreplika. Seperti meja kursi tamu, tempat tidur, replika tandu yang
digunakan jenderal saat bergerilya memimpin pasukan perang, replika baju, dan
beberapa amanat beliau.
Perjalanan terakhir wisata perjuangan di Monumen Jogya
Kembali Yogyakarta. Peserta dijelaskan mengenai Monjali, sejarah Yogyakarta
yang menjadi ibukota sementara Indonesia tahun1946. Monjali menyimpan sejarah
perjuangan bangsa Indonesia dari tahun 1945-1949. Monjali yang berbentuk
tumpeng melambangkan kekuatan, rasa syukur tercapai kemerdekaan dan lambang periode waktu penjajahan
Indonesia. Dalam Museum tersebut terdapat 3 lantai museum dan beberapa diorama.
