Jum’at, 17 Februari 2023 Seksi Bidang Keimanan dan
Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa OSIS Tri Manunggal Bhakti XLI dan Majelis Taklim Al-Ikhlas
mengadakan kegiatan pengajian dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi
Muhammad SAW 1444 H bertempat di Masjid Al Ikhlas SMA Negeri 2 Temanggung. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru
, karyawan serta siswa Kelas X, XI dan XII beragama Islam. Kegiatan tahun ini mengusung tema “Refleksi
dan Inspirasi Membangun Pemuda Berakhlak Mulia”.
Kegiatan berlangsung dengan penuh hikmat dan antusiasme
para siswa-siswi serta guru dan karyawan sekolah yang hadir. Acara diawali
dengan pembacaan sholawat yang dilantunkan oleh grup rebana Al-Ikhlas SMADA dilanjut
dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an serta
sabutan dari kepala sekolah yang diwakili oleh Hari Satriyono, S.Pd selaku Waka
Sarpras. Dalam sambutannya Hari Satriyono,
S.Pd menyatakan bahwa peringatan Isra Mi’raj ini merupakan momen yang baik bagi
kita untuk pembentukan karakter positif serta wajib menjunjung tinggi nilai
nilai agama Islam.
H.
Ahmad Muhdzir,S.Ag.,M.M Kepala Kemenag Kaupaten Temanggung menyampaikan tausiyah tentang perjalanan malam Rosullallah SAW saat Isra
Mi’raj. Hal ini menunjukkan bahwa betapa agungnya Allah
SWT sang Maha Pencipta. Isra Mi’raj adalah peristiwa besar dan sangat
penting bagi umat Islam, jangan sampai hal ini hanya sebagai ceremonial saya
tanpa masuk dalam hati dan pikiran kita sehingga tidak akan berarti apa-apa.
Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa besar saat Nabi Muhammad
SAW memperoleh berbagai pengalaman dan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi
dirinya, umatnya serta alam semesta. Pengertian Isra’ sendiri adalah perjalanan
nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Al-Aqsa, sedangkan Mi’raj
adalah perjalanan nabi Muhammad SAW dari Masjidil Al-Aqso menuju Sidrotul
Muntaha (langit ke tujuh). Kita sebagai umat Islam harus percaya bahwa
peristiwa tersebut benar terjadi walaupun secara logika sangat sulit diterima,
akan tetapi atas kehendak Allah SWT semua hal menjadi mungkin.
Dalam perjalanan Isra Mi’raj, Nabi Muhammad mendapatkan perintah agar umat
Islam menunaikan shalat lima waktu dalam sehari. Perintah shalat mengingatkan kita pentingnya
ibadah shalat karena saat perhitungan
amal ibadah yang ditanyakan pertama kali adalah Ibadah shalat. Allah SWT telah memberikan banyak keringanan
dan kemudahan bagi kita. Ibadah Shalat
merupakan wujud syukur kita kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan.

