GELAR KARYA KABUPATEN TEMANGGUNG MENDUKUNG KURIKULUM MERDEKA BELAJAR MELALUI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

Gelar Karya Kabupaten Temanggung  diikuti oleh semua satuan pendidikan PAUD, SD, SMP, SMA, SLB, dan kesetaraan se-Kabupaten Temanggung  pada tanggal 29 – 30 Mei 2023 yang terdiri dari  120 stand dan 88 pentas seni  yang bertempat di Gedung Pemuda Temanggung.   Bupati Temanggung, HM. Al Khadziq bersama Ketua DPRD Kabupaten Temanggung dan jajaran Forkopimda menghadiri acara pembukaan Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kabupaten Temanggung .  

Tarian Gambyong Pareanom yang dibawakan oleh empat siswa dari SMA Negeri 2 Temanggung mengawali pembukaan acara Gelar Karya dan juga menjadi cucuk lampah Bupati beserta jajarannya saat memasuki tempat acara pembukaan.   Tema yang diangkat pada Gelar Karya P5 Tahun 2023 adalah “Gaungkan Merdeka Belajar untuk Eksplorasi Potensi Temanggung”.  Tarian Gambyong  yang diiringi juga Karawitan siswa-siswi SMA Negeri 2 Temanggung.   Penampilan ini merupakan kolabolasi ektrakurikuler Tari dan ekstrakurikuler Karawitan.

Dalam sambutannya Bupati Temanggung  menekankan anak-anak dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka Belajar harus memiliki karakter, khususnya Karakter TemanggunganKarakter Temanggungan adalah karakter hidup positif, karakter yang ingin maju, karakter yang ingin guyub, berprestasi, kerja keras, kuat pada pendirian, berperadaban maju, dan juga senantiasa memegang adat dan tradisi

Terdapat 120 stand yang berada di halaman Gedung Pemuda dari berbagai tingkat satuan pendidikan.  Masing-masing stand mengusung berbagai tema sesuai dengan kurikulum merdeka sehingga mencerminkan  profil pelajar Pancasila dan mampu berkembang menuju sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.  SMA Negeri 2 Temanggung ikut berpartisipasi membuka stand yang berada di nomer 4 halaman Gedung Pemuda.  SMA Negeri 2 Temanggung menampilkan beberapa hasil karya siswa hasil Projek P5 diantaranya yaitu kain batik eco print, tas hasil karya siswa, pemanfaatan barang bekas, pupuk organik, tanaman hidropinik dan masih banyak lainnya.  Produk-produk ini dijual dan ditawarkan kepada pengunjung, hal ini menunjukkan bahwa dengan kurikulum merdeka belajar kita mampu menghasilkan sesuatu hasil karya siswa yang bernilai guna.   Terdapat juga doorprize yang menarik serta adanya dialog interaktif dengan pengunjung untuk meramaikan stand. 

Program P5 yang merupakan representasi dari Kurikulum Merdeka yang nantinya akan membimbing anak-anak didik menuju Indonesia maju, tentunya harus punya kepribadian, harus mandiri, kreatif, inovatif, dan nantinya ini kita harus menjadi generasi yang jauh lebih baik, mampu bersaing secara global.